Home » Profil

Profil

  • Sekilas Pandang
Fakultas Bahasa, yang sebelumya merupakan Sekolah Tinngi Ilmu Bahasa Bandung, sejak 2001 menjadi bagian dari Universitas Widyatama. Kehadiran Fakultas Bahasa bukan tanpa alasan, dia lahir memberikan penguatan baik secara konseptual maupun institusional terhadap lembaga pedidikan tinggi ? Universitas Widyatama. Yang dimaksud dengan penguatan konseptual adalah bahwa bahasa menjadi pilar pelengkap terhadap empat pilar bidang ilmu lainnya, yakni: Ekonomi, Bisnis, Teknologi, dan Seni sehingga menjadi lima pilar utama, yaitu: Ekonomi, Bisnis, Teknologi, Seni dan Bahasa. Dengan demikian, secara konseptual keberadaan pilar bahasa menjadi media transfer of knowledge bagi keempat pilar lainnya. Sementara itu, secara institusional keberadaan Fakultas Bahasa memberikan penguatan tersendiri terhadap berdirinya Universitas Widyatama, terutama terkait dengan syarat minimal jumlah prodi/fakultas yang harus dimiliki oleh sebuah universitas.

Fakultas Bahasa kini memiliki dua program studi, yaitu: Program Studi Bahasa Inggris S1, dan Program Studi Bahasa Jepang D3. Fakultas Bahasa terus menjalankan komitmennya dalam menjunjung Tri Dharma Perguruan Tinggi: Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, dengan melibatkan partisipasi aktif civitas academica. Selain itu, Fakultas Bahasa mendorong para faculty members untuk berlomba dalam mengembangkan institusi melalui partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan di luar Tri Dharma Perguruan Tinggi, misalnya turut serta dalam meningkatkan mutu akreditasi program studi, partisipasi dalam seleksi perolehan dana hibah dari Dikti, dan mengaplikasikan kepakarannya di berbagai bidang dalam masyarakat luas,

?

  • Sejarah Pendirian Fakultas Bahasa
Pada tahun 1997, Yayasan Widyatama mendirikan sekolah tinggi dalam bidang bahasa, bernama Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Bandung (STIBB). Sejak awal, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Bandung (STIBB) memiliki 2 (dua) program studi, yaitu Program Studi Bahasa Inggris S1 dan Program Studi Bahasa Jepang D3. Pada saat itu Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Bandung mendapat status terdaftar dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 12/D/0/1997 tanggal 25 Maret 1997.

Pada 2 Agustus 2001, dengan bergabungnya empat Sekolah Tinggi di lingkungan Yayasan Widyatama, yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bandung (STIEB), Sekolah Tinggi Teknik Bandung (STTB), Sekolah Tinggi Desain Komunikasi Visual (STDKV), dan Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Bandung (STIBB) membentuk Universitas Widyatama, dan? Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Bandung (STIBB) berubah menjadi Fakultas Bahasa Universitas Widyatama. Pembentukan Universitas Widyatama ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 137/D/0/2001 tanggal 2 Agustus 2001.

?

  • Sejarah Kepengurusan
Sebagaimana yang telah diuraikan di atas bahwa Fakultas Bahasa terbangun dari STIBB (Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Bandung). Selama periode 1997-2001, STIBB diketuai oleh Drs, H. Livain Lubis, M.M. Kemudian setelah STIBB berubah menjadi Fakultas Bahasa sejak 2001 s.d. sekarang, pimpinan fakultas diketuai seorang Dekan dengan kurun waktu tertentu sebagaimana tampak di bawah ini

1. Drs. H. Livain Lubis, M.M. (2001-2004)

2. Dra. Niniek Syafrudin, M.A. (2004-2006)

3. Prof. Dr. Partini Sardjono Pradotokusumo (2006-2011)

4. Dr. Eva Tuckytasari, M.Hum. (2011-2012)

5. Bachrudin Musthafa, M.A., Ph.D. (2012-2016)

6. Dr. Hero Gunawan, M.Pd. (2016- sekarang).

Visi

Visi Fakultas Bahasa adalah menjadi lembaga pendidikan tinggi bahasa yang menghasilkan Sarjana dan Ahli Madya yang mampu berkomunikasi, memiliki ilmu humaniora dan berbudi luhur sesuai dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam masyarakat global di tahun 2018.

Misi

Untuk mencapai visi tersebut Fakultas Bahasa mengupayakan misi sebagai berikut:

  • Menyelenggarakan pendidikan tinggi kebahasaan dengan nuansa bisnis;
  • Mengupayakan proses pembelajaran yang selalu mutakhir agar lulusan mampu mengembangkan diri;
  • Menyelenggarakan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang menunjang pengembangan dan penerapan ilmu kebahasaan;
  • Mengembangkan kerjasama institusi untuk menciptakan keterkaitan dan relevansi dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

Tujuan

Penyelenggaraan pendidikan dilingkungan Fakultas Bahasa bertujuan untuk:

  • Menghasilkan Sarjana dan Ahli Madya yang memiliki pengetahuan di bidang Kepariwisataan, Perkantoran dan Penerjemahan.
  • Menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan dan mampu bersaing serta beradaptasi dalam masyarakat global.
  • Menghasilkan lulusan yang memiliki softskill dan ketrampilan berbahasa.
  • Meningkatkan jumlah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
  • Meningkatkan jumlah kerjasama yang relevan dengan Program Studi.

 

  • Kebijakan Strategis
Dengan mengacu pada? program dan indikator kinerja dalam RENSTRA? Universitas Widyatama 2014-2018, Fakultas Bahasa menyusun Program Pengembangan Fakultas yang dituangkan dalam bentuk Rencana Kebijakan Strategis yang mencakup 5 (lima) Pilar Strategis, yaitu:

  1. Peningkatan Mutu Pendidikan dan Kemahasiswaaan serta Perluasan Akses.
  2. Peningkatan Mutu Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
  3. Pemberdayaan dan peningkatan Human Kapital
  4. Peningkatan Fasilitas dan Infrastruktur
  5. Penataan Organisasi dan Kelembagaan (Tata Kelola Widyatama)

Dengan mengacu pada program dan indikator kinerja dalam RENSTRA Universitas Widyatama 2014-2018, Fakultas Bahasa menyusun Program Pengembangan Fakultas yang dituangkan dalam bentuk Rencana Kebijakan Strategis yang mencakup 5 (lima) Pilar Strategis, yaitu:
1. Peningkatan Mutu Pendidikan dan Kemahasiswaaan serta Perluasan Akses.
2. Peningkatan Mutu Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
3. Pemberdayaan dan peningkatan Human Kapital
4. Peningkatan Fasilitas dan Infrastruktur
5. Penataan Organisasi dan Kelembagaan (Tata Kelola Widyatama)

Kelima pilar tersebut dijabarkan dalam butir berikut ini:
Pilar 1: Peningkatan Mutu Pendidikan dan Kemahasiswaaan serta Perluasan Akses.
Proses pembelajaran yang baik harus didukung oleh berbagai aspek antara lain: kualitas input, kualitas dosen, fasilitas media pembelajaran dan sumber belajar yang dapat diakses mahasiswa.
Program strategis yang dapat dikembangkan guna mewujudkan mutu pendidikan dan kemahasiswaan serta peluasan akses adalah :
1. Penyusunan Standar Mutu Akademik
2. Penerapan KBK yang mengacu pada KKNI dalam Pembelajaran
3. Penyusunan Bahan Ajar
4. Peningkatan Kompetensi Dosen dalam PBM
5. Peningkatan Mutu Mahasiswa
6. Peningkatan Efektifitas Promosi Pendidikan
7. Peningkatan Kemampuan Profesionalisme dan Kompetensi Softskill Lulusan
8. Penambahan Prodi Baru

Pilar 2: Peningkatan Mutu Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Peningkatan kualitas Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat sebagai salah satu darma dari Tridharma Perguruan Tinggi ditempuh melalui program strategis sebagai berikut:
1. Peningkatan jumlah penelitian dosen
2. Peningkatan Kegiatan PKM
3. Penyusunan Road Map Penelitian Dosen
4. Peningkatan jumlah hasil penelitian yang dipublikasikan

Pilar 3: Pemberdayaan dan Peningkatan Human Kapital
Upaya pemberdayaan dan Peningkatan Human Capital dilakukan dengan peningkatan kualitas SDM secara komprehensif, terstruktur dan transparan. Bentuk pemberdayaan dan peningkatan Human Capital ini berupa: rekruitmen dan seleksi yang berkualitas, pengembangan karier, peningkatan jabatan fungsional, dan peningkatan kepakaran dosen. Program strategis guna meningkatkan kualitas SDM di atas yaitu:
1. Peningkatan jabatan fungsional dosen
2. Peningkatan sertifikasi dosen
3. Pelatihan untuk dosen
4. Pelatihan untuk staf
5. Inventarisasi rekam jejak kinerja dosen

Pilar 4: Peningkatan Fasilitas dan Infrastruktur
Fasilitas dan infrastruktur sebagai penunjang kualitas proses pendidikan di Fakultas Bahasa meliputi penataan ruang dosen Fakultas Bahasa, dan peningkatan kualitas dan kuantitas laboratorium bahasa. Strategi fakultas terkait dengan hal tersebut adalah sebagai berikut:
1. Kelayakan dan kecukupan ruang kerja dosen
2. Ketersediaan laboratorium bahasa yang memadai

Pilar 5: Penataan dan Organisasi Kelembagaan
Sistem tata kelola pendidikan yang profesional (good university governence) sangatlah diperlukan dalam pengelolaan pendidikan tinggi. Sistem tersebut dapat berjalan bila didukung oleh SDM yang berkualitas serta penerapan managemen data dan informasi akademik, sumber daya, dan penjaminan mutu yang terintegrasi.
Langkah- langkah strategis untuk mencapai tata kelola dan organisasi kelembagaan yang baik adalah sebagai berikut:
1. Program peningkatan citra institusi
2. Peningkatan Akreditasi Prodi
3. Peningkatan Sistem Penjaminan Mutu

Sambutan Dekan

 

Yang terhormat Civitas Academica dan para (prospective) stakeholder …

Assalamualaikum warohmatullaahi wabarokaatuh …

 

Senang sekali kita tengah berada dalam masyarakat ilmiah, sebuah kampus yang menjanjikan masa depan yang lebih baik, Universitas Widyatama. Kampus Widyatama memiliki latar belakang historis yang panjang dengan berbagai prestasi akademik dan non-akademik yang dapat dibanggakan. Kampus ini memiliki lima fakultas, dan salah satunya adalah Fakultas Bahasa yang di dalamnya terdapat Program Studi Bahasa Inggris S-1, dan Program Studi Bahasa Jepang D-3 dan S-1.

Fakultas Bahasa hadir di tengah kampus Widyatama guna merespons tantangan dan tuntutan masyarakat global untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas yang mampu beradaptasi terhadap lingkungan dan perkembangan jaman yang dinamis, terlebih dalam dunia bisnis. Dinamika perkembangan bisnis dan pariwisata tak terelakkan lagi sangat membutuhkan SDM yang handal, memahami bahasa (asing) sebagai alat komunikasi antarbangsa dan antarbudaya, tak terkecuali memahami budaya yang menyertai bahasa itu sendiri.

Fakultas Bahasa tidak hanya mempersiapkan dan membekali mahasiswa dengan kemahiran bahasa sebagai skill tapi juga bahasa sebagai sains, dan inilah yang membedakan antara lulusan/sarjana bahasa (asing) dengan orang yang sekedar bisa bahasa asing. Selain itu, Fakultas Bahasa tidak berhenti pada persiapan dan pembekalan bidang bahasa dan kebahasaan terhadap mahasiswa. Fakultas Bahasa memberikan dan menyediakan berbagai konsentrasi/peminatan kepada mahasiswa, yang dengannya diharapkan mereka mampu memiliki daya saing yang tinggi. Konsentrasi/peminatan tersebut meliputi: business, tourism, translation, interpreting, teaching, dan broadcasting. Dengan paradigma baru, upaya cerdas dalam mempersiapkan mahasiswa memiliki double capacities: kemampuan akademis di bidang bahasa & kebahasaan, dan kemampuan praktis terkait dengan bidang konsentrasi/peminatan tersebut, lulusan Fakultas Bahasa diharapkan mampu bersaing memasuki zona Masyarakat Ekonomi Asia.

Proses bisnis terbaik dalam mempersiapkan dan membekali mahasiswa agar menjadi lulusan yang kelak menjadi SDM berdaya-saing tinggi tidak terlepas dari dukungan sarana dan prasarana yang terbaik pula. Di samping itu, kualifikasi dan kapasitas dosen-dosen Fakultas Bahasa berada pada tingkat yang sangat memadai. Para dosen Fakultas Bahasa merupakan human capital yang memiliki kualifikasi pendidikan S-2 dan S-3, dan memiliki kemampuan dalam mengoptimalkan proses belajar-mengajar baik di kelas maupun di luar kelas. Proses pembelajaran yang dikedepankan bukan hanya aspek kognisi, tetapi juga aspek afeksi dan konasi. Bagi Fakultas Bahasa Universitas Widyatama, peningkatan kemampuan akademis adalah suatu keniscayaan, namun budi pekerti mulia juga menjadi prioritas utama.

Demikian gambaran umum tentang gagasan, upaya nyata, dan harapan yang sudah sedang dan akan terus ditingkatkan demi terwujudnya Fakultas Bahasa yang mampu menghadapi dinamika tantangan jaman. Sebagai harapan terakhir, semoga Fakultas Bahasa diakui dan diperhitungkan keberadaannya, serta dicintai masyarakat luas. Semoga.

 

Wassalam,

 

Dekan Fakultas Bahasa